logo

FX.co ★ Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun China Turun karena Harapan Stimulus

Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun China Turun karena Harapan Stimulus

Imbal hasil obligasi pemerintah Tiongkok tenor 10 tahun turun menjadi sekitar 1,73% pada hari Rabu, level terendah dalam lebih dari dua minggu, seiring meningkatnya ekspektasi investor terhadap dukungan kebijakan tambahan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi. Perekonomian tumbuh 4,3% secara tahunan pada kuartal kedua, laju paling lemah sejak kuartal keempat 2022 dan berada di bawah kisaran target pertumbuhan Beijing untuk 2026 yakni 4,5%–5,0%.

Investasi aset tetap turun 5,7% pada paruh pertama tahun ini, kontraksi yang lebih dalam dibandingkan baik dengan perkiraan pasar maupun penurunan yang tercatat pada periode Januari hingga Mei. Pelemahan ekonomi yang lebih luas diperkirakan akan menjadi topik utama dalam pertemuan Politburo akhir bulan ini, di mana para pembuat kebijakan dapat mempertimbangkan untuk memperkuat dukungan fiskal, termasuk percepatan belanja publik dan peningkatan investasi infrastruktur.

Meskipun demikian, sejumlah tanda ketahanan mulai terlihat. Produksi industri meningkat pada Juni hingga mencapai 5,3%, tertinggi dalam tiga bulan; penjualan ritel secara tak terduga kembali tumbuh sebesar 1,0%; dan tingkat pengangguran di kawasan perkotaan turun menjadi 5,0%, level terendah dalam setahun.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading