Pertumbuhan outstanding loan di China kembali melemah pada Juli 2026. Data terbaru yang diperbarui pada 14 Agustus 2026 menunjukkan laju pertumbuhan pinjaman yang beredar turun menjadi 5,1% year-on-year, dibandingkan 5,3% year-on-year pada Juni 2026. Angka ini mencerminkan berlanjutnya tren perlambatan ekspansi kredit di perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.
Dalam perbandingan tahunan (year-on-year), angka aktual menggambarkan perubahan outstanding loan pada Juli 2026 terhadap Juli tahun sebelumnya, sementara data sebelumnya mencerminkan perubahan pada Juni 2026 terhadap Juni tahun sebelumnya. Pelemahan dari 5,3% ke 5,1% mengindikasikan bahwa permintaan kredit—baik dari sektor rumah tangga maupun korporasi—masih belum menunjukkan percepatan berarti.
Perlambatan pertumbuhan outstanding loan ini berpotensi dibaca pelaku pasar sebagai sinyal bahwa aktivitas ekonomi dan kepercayaan pelaku usaha di China masih tertahan. Investor dan analis akan mencermati rilis data lanjutan untuk menilai apakah tren ini berlanjut, serta implikasinya terhadap kebijakan moneter dan prospek pertumbuhan ekonomi China ke depan.