logo

FX.co ★ Ibovespa Melemah di Tengah Ketegangan di Timur Tengah

Ibovespa Melemah di Tengah Ketegangan di Timur Tengah

Ibovespa turun mendekati 1% pada hari Jumat, merosot ke bawah 166.000 poin dan memperdalam posisi terendah dalam tujuh bulan, seiring mandeknya negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak. Indeks acuan minyak dan gas diperkirakan mencatat kenaikan tajam secara mingguan setelah AS mengancam akan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, termasuk kemungkinan memperluas blokade laut. Tekanan inflasi yang didorong oleh energi tersebut membebani saham sektor keuangan dan saham-saham sensitif terhadap kredit lainnya. Banco do Brasil, B3 dan Caixa Econômica masing-masing turun sekitar 1%, sementara Itaúsa melemah 0,5%.

Saham utilitas juga terkoreksi. Sabesp turun lebih dari 1%, dan CPFL merosot lebih dari 3% meski melaporkan kenaikan laba bersih 21,3% secara tahunan, karena pertumbuhan di segmen industri tetap moderat dan utang bersih naik 19,2%. Sebaliknya, Cemig menguat hampir 3% setelah membukukan peningkatan EBITDA sebesar 8,8%.

Di sisi lain, Raízen anjlok 4% setelah melaporkan rugi bersih untuk kuartal pertama tahun fiskal 2026/27. Braskem naik 3% setelah membukukan laba bersih sebesar R$3,33 miliar, membalikkan kerugian sebelumnya. MBRF menguat 5% setelah melaporkan laba bersih sebesar R$69 juta pada kuartal kedua 2026.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading