logo

FX.co ★ Ibovespa Melanjutkan Pelemahan ke Level Terendah dalam Tujuh Bulan

Ibovespa Melanjutkan Pelemahan ke Level Terendah dalam Tujuh Bulan

Ibovespa melemah 0,1% dan ditutup pada level 166.934 pada hari Jumat, memperpanjang posisi terendah dalam tujuh bulan terakhir. Saham minyak dan gas menguat setelah Amerika Serikat mengancam akan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, termasuk dengan memperkuat blokade laut. Prospek inflasi yang lebih tinggi akibat kenaikan harga energi mendorong imbal hasil obligasi naik, sehingga menekan saham sektor keuangan dan saham‑saham lain yang sensitif terhadap kredit.

Di antara bank‑bank besar, Bradesco turun 0,7%, Itaúsa melemah 0,4% dan B3 terkoreksi 0,6%, sementara Itaú (+1,8%) dan Banco do Brasil (+0,9%) bergerak berlawanan arah dengan tren negatif. Saham utilitas juga diperdagangkan lebih rendah: Sabesp turun lebih dari 2%, dan CPFL merosot lebih dari 4,5% setelah merilis laporan keuangan yang menunjukkan pertumbuhan yang hanya moderat di segmen industrinya dan kenaikan 19,2% pada utang bersih.

Di sektor ritel dan energi, Renner mundur 2,6% setelah UBS BB menurunkan rekomendasi dari beli dan memangkas target harganya. Raízen jatuh 4% setelah melaporkan rugi bersih pada kuartal pertama tahun fiskal 2026/27. Saham berkapitalisasi besar Vale (-0,8%), Ambev (-1,1%) dan Rede D’Or (-2,5%) juga membebani indeks acuan.

Di sisi lain, Petrobras menguat 0,4%, ditopang oleh kenaikan harga minyak, sementara Embraer naik 2,4% setelah JPMorgan menaikkan target harganya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading