Data terbaru dari CFTC untuk kontrak berjangka minyak mentah Amerika Serikat menunjukkan penurunan selera risiko dari pelaku spekulatif. Posisi net spekulatif minyak mentah turun dari 112,4 ribu (112,4K) menjadi 99,2 ribu (99,2K), menurut rilis per 14 Agustus 2026. Angka ini menandakan berkurangnya posisi beli bersih (net long) dibanding periode sebelumnya.
Penurunan posisi ini dapat mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap prospek harga minyak ke depan, baik karena faktor ketidakpastian permintaan maupun potensi peningkatan pasokan. Bagi pelaku pasar keuangan, dinamika posisi spekulatif di laporan CFTC kerap dijadikan salah satu indikator sentimen dan arah jangka pendek harga minyak di bursa berjangka Amerika Serikat.