logo

FX.co ★ Inflasi Produsen Malaysia Tertinggi dalam 4 Tahun

Inflasi Produsen Malaysia Tertinggi dalam 4 Tahun

Harga produsen Malaysia naik 9,7% secara tahunan pada Juli 2026, meningkat dari 9,2% pada Juni, menandai kenaikan selama lima bulan berturut-turut dan laju kenaikan tahunan tercepat sejak Juni 2022. Akselerasi ini mencerminkan meningkatnya tekanan biaya yang dihadapi produsen seiring berlanjutnya gangguan pasokan terkait konflik di Timur Tengah.

Harga di sektor manufaktur menguat (8,2% vs 7,2% pada Juni), dipimpin oleh kenaikan biaya yang lebih tajam untuk produk kokas & minyak bumi olahan (30,4%) serta produk komputer, elektronik & optik (10,5%). Sektor pertambangan juga mengalami percepatan (30,5% vs 29,0%), ditopang oleh pertumbuhan yang lebih kuat pada kegiatan ekstraksi minyak mentah (39,6%).

Sebaliknya, pertumbuhan harga di sektor pertanian melambat (7,2% vs 9,1%), meskipun harga untuk produksi hewan (11,3%) dan tanaman tahunan (6,2%) masih terus meningkat. Kenaikan harga di sektor utilitas juga mereda, meski pasokan air (10,2% vs 12,7%) dan listrik & gas (6,7% vs 10,2%) tetap mencatatkan peningkatan yang kuat.

Secara bulanan, harga produsen naik 0,7% pada Juli, setelah meningkat 0,6% pada Juni.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading