logo

FX.co ★ Saham Inggris Melemah

Saham Inggris Melemah

FTSE 100 London tergelincir ke wilayah negatif pada hari Jumat, turun tipis 0,3% hingga berada di bawah 10.800 seiring investor mencerna data ketenagakerjaan AS yang memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut. Di Inggris, imbal hasil gilt tetap tinggi, dengan imbal hasil berjangka panjang baru-baru ini menyentuh level tertinggi dalam beberapa dekade. Kepala Ekonom Bank of England, Huw Pill, mencatat bahwa suku bunga yang lebih tinggi saat ini dapat mengurangi risiko perlunya pengetatan yang lebih agresif di kemudian hari, ketika para pembuat kebijakan menghadapi tekanan inflasi yang terkait dengan perang di Iran.

Saham-saham pertambangan termasuk yang berkinerja terlemah, dengan Anglo American, Rio Tinto, Glencore dan Antofagasta masing-masing turun hingga 1,8%. Experian juga melemah, turun 5,1% setelah Direktur FHFA Bill Pulte menuduh lembaga kredit membebankan biaya berlebihan kepada konsumen dan memberi sinyal potensi reformasi yang bertujuan meningkatkan persaingan.

Di sisi positif, Computacenter naik 3,3% setelah UBS menaikkan target harganya, sementara Vodafone menguat 2,6% setelah Goldman Sachs menaikkan rekomendasi saham tersebut menjadi ‘buy’ dari ‘sell’ dan menaikkan target harga menjadi 155p dari 85p. Sepanjang pekan, FTSE 100 berada di jalur untuk membukukan penurunan 0,2%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading