Data terbaru CFTC untuk posisi spekulatif bersih pada S&P 500 di Amerika Serikat menunjukkan peningkatan tekanan bearish. Per 4 September 2026, posisi neto spekulatif turun lebih dalam ke -75,9 ribu kontrak, dari sebelumnya -68,0 ribu kontrak. Angka negatif yang semakin besar ini menandakan pelaku pasar spekulatif kian agresif membangun posisi jual (short) terhadap indeks acuan saham AS tersebut.
Kenaikan posisi net short ini mengindikasikan bertambahnya ekspektasi di kalangan spekulan bahwa pasar saham AS berisiko mengalami koreksi atau volatilitas yang lebih tinggi ke depan. Bagi investor, pergeseran ini dapat menjadi sinyal meningkatnya kehati-hatian di pasar derivatif yang berbasis S&P 500, sekaligus mencerminkan sentimen yang lebih defensif terhadap prospek pasar ekuitas AS dalam jangka pendek.