logo

FX.co ★ Harga Kedelai Mendekati Titik Terendah dalam 5 Minggu

Harga Kedelai Mendekati Titik Terendah dalam 5 Minggu

Kontrak berjangka kedelai melemah hingga sekitar $12,70 per gantang, mendekati level terendah lima minggu, karena tekanan panen dari proyeksi rekor hasil panen kedelai AS menekan harga. Meskipun kondisi akhir musim panas dan awal musim gugur yang basah sempat memperlambat kegiatan panen, masuknya pasokan baru secara stabil tetap memberikan tekanan pada pasar.

Per 27 September, panen kedelai AS telah mencapai 17%, sejalan dengan rata-rata lima tahun, dan 58% tanaman dinilai berada dalam kondisi baik hingga sangat baik. Tekanan tambahan datang dari ekspektasi pelemahan aktivitas pengolahan kedelai (soybean crush) pada bulan Agustus, dengan volume yang diolah oleh pelaku industri sebesar 209,6 juta gantang—di bawah rata-rata estimasi pelaku pasar.

Permintaan yang lemah dari Tiongkok juga turut berkontribusi terhadap penurunan harga. Kedelai tidak termasuk dalam putaran terbaru pemangkasan tarif pertanian AS oleh Tiongkok dan masih dikenakan tarif tambahan sebesar 10%. Pelaku pengolahan minyak nabati (crushers) Tiongkok telah mengamankan sebagian besar kebutuhan mereka hingga awal 2027 dari pasokan asal Amerika Selatan, sementara persediaan yang tinggi dan marjin pengolahan yang lemah menekan pembelian baru.

Kendati demikian, permintaan ekspor AS tetap relatif solid. Penjualan ekspor mingguan untuk tahun pemasaran 2026/27 mencapai 1,03 juta ton, termasuk 589.400 ton yang dipesan oleh Tiongkok.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading