Data terbaru dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk kontrak spekulatif aluminium di Amerika Serikat menunjukkan tidak ada perubahan posisi pada periode terbaru. Per 30 Oktober 2026, posisi spekulatif neto aluminium tercatat tetap di -1,0K, sama dengan level sebelumnya -1,0K.
Stagnasi ini mengindikasikan sentimen pelaku spekulatif di pasar aluminium masih cenderung berhati-hati, tanpa pergeseran berarti antara posisi beli dan jual. Dengan tidak adanya perubahan angka, pelaku pasar berpotensi menafsirkan bahwa belum muncul katalis baru yang cukup kuat untuk mengubah pandangan spekulatif terhadap komoditas ini di Amerika Serikat.
Kondisi tersebut dapat membuat pelaku pasar dan analis menunggu rilis data fundamental lain—seperti perkembangan sektor industri dan manufaktur—untuk mencari arah yang lebih jelas terkait permintaan dan prospek harga aluminium ke depan.