logo

FX.co ★ Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Rempah-rempah memainkan peran penting dalam masakan, hampir tidak ada hidangan yang dibuat tanpa kandungan rempah-rempah. Namun, tidak semua rempah-rempah dapat diakses oleh sebagian besar konsumen. Banyak rempah-rempah di dunia yang dijual dengan harga selangit. Mari kita ulas rempah-rempah termahal di dunia.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Saffron

Saffron adalah salah satu rempah-rempah termahal di dunia, dengan harga mencapai $5.000 per kilogram. Harga yang mahal ini disebabkan oleh kerumitan produksinya: untuk mendapatkan 1 kg saffron, sekitar 200.000 bunga crocus harus dikumpulkan, sebuah pekerjaan yang hanya bisa dilakukan dengan tangan. Bumbu ini ditanam di beberapa negara, termasuk Iran, Yunani, Maroko, dan Spanyol. Rasanya yang unik, aromanya yang khas, dan warnanya yang keemasan telah menjadikan saffron sebagai bahan yang tak tergantikan dalam banyak hidangan di seluruh dunia.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Vanili

Vanili juga merupakan salah satu rempah-rempah termahal di dunia, dengan harga 1 kg saat ini mencapai sekitar $600. Harga yang mahal ini disebabkan oleh proses penanaman dan pengumpulan biji vanili yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Anggrek vanili tumbuh di iklim tropis di Madagaskar, Indonesia, dan Meksiko. Bunganya diserbuki dengan tangan. Selain itu, biji yang terkumpul menjalani proses fermentasi dan pengeringan yang panjang. Vanili dikenal dengan aroma dan rasanya yang manis dan kaya, menjadikannya sebagai bahan penting dalam dunia kembang gula.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Kapulaga

Kapulaga, yang dikenal sebagai raja rempah-rempah, juga memiliki harga yang tinggi, yaitu sekitar $30 untuk 100 gram saat ini. Hal ini tidak mengherankan, mengingat wilayah pertumbuhan kapulaga yang agak sempit di India, Guatemala, dan Sri Lanka. Selain itu, proses produksi rempah-rempah ini yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Kapulaga memiliki aroma yang kuat dengan aroma jeruk dan rasa yang sedikit pedas, tetapi aromatik. Kapulaga sering digunakan dalam masakan Timur, roti, dan dalam membuat teh dan kopi.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Mahleb

Mahleb, rempah-rempah populer di Timur Tengah, juga masuk dalam daftar rempah-rempah termahal di dunia. Saat ini, 1 kg rempah ini berharga sekitar $100. Mahleb terbuat dari biji kecil yang diekstrak dari batu ceri kecil. Hal tersebutlah yang membuat harga rempah-rempah ini sangat mahal: sejumlah besar rempah-rempah ini membutuhkan pengolahan sejumlah besar buah beri. Mahleb memiliki aroma yang lembut dengan aroma almond, menjadikannya tambahan yang sering digunakan untuk makanan yang dipanggang, terutama roti Paskah. Rempah ini juga digunakan untuk memberikan rasa halus pada hidangan daging dan saus.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Kayu Manis

Kayu manis, rempah-rempah yang terkenal dan dicintai, dapat memiliki varietas terbaik dengan harga sekitar $30 per kg. Harganya tergantung pada jenis kayu manisnya, dengan kayu manis Ceylon menjadi yang paling dihargai karena rasanya yang lebih halus dan kompleks dibandingkan dengan varietas cassia yang tersedia secara luas dan lebih murah. Kayu manis Ceylon berasal dari kulit kayu bagian dalam cabang muda pohon kayu manis, yang tumbuh di Sri Lanka, Madagaskar, dan India. Rasanya sedikit pedas, tetapi manis, menjadikannya bumbu serbaguna yang digunakan dalam hidangan penutup dan hidangan daging.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Lada Panjang

Harga lada panjang, rempah-rempah yang eksotis dan tidak begitu terkenal, saat ini mencapai sekitar $100 per kg. Harga yang tinggi ini disebabkan oleh rasa dan aromanya yang unik, serta sulitnya membudidayakan dan memanennya. Jenis lada ini banyak tumbuh di Indonesia, India dan Malaysia. Lada ini dipetik saat buahnya mencapai tahap kematangan tertentu, setelah itu dijemur dalam waktu yang lama. Lada panjang memiliki rasa yang kompleks, dengan aroma kapulaga dan kayu manis. Bumbu ini ditambahkan ke dalam hidangan daging, saus, dan bumbu marinasi.

Rempah-Rempah Termahal di Dunia

Jeruk Purut

Jeruk purut juga merupakan bumbu yang relatif langka dan mahal, dengan harga sekitar $30 per kg. Harganya yang mahal disebabkan oleh terbatasnya daerah penanaman dan kerumitan budidayanya. Jeruk ini tumbuh di Asia Tenggara, termasuk Thailand, Indonesia, dan Malaysia, yang membutuhkan iklim dan perawatan khusus. Jeruk purut dikenal dengan aroma jeruknya yang kuat dan rasanya yang tajam dan pahit. Daunnya digunakan dalam pembuatan sup, kari, dan bumbu marinasi.

Buka daftar artikel Buka akun trading