Jurnal akun trading tanggal 24 April 2024 Selamat siang bosque. Pada hari Selasa kemarin, pasar dibuat agak bergejolak karena rilis data Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI negara Amerika Serikat yang ternyata lebih rendah dari bulan sebelumnya. Alhasil USD cenderung melemah di banyak pasangan mata uang. Tapi anehnya, di pair USDJPY, malah cenderung sideways. Jangan-jangan nilai tukar Yen Jepang juga sedang melemah sehingga kalau dua mata uang sama-sama melemah akan membuat pergerakan harga di pair-nya jadi sideways. Oleh karena itu, saya pilih untuk membahas pair USDJPY pada hari ini. Dari sisi fundamental, bisa dibilang hari ini tidak ada berita dengan kategori warna merah yang datang dari Jepang maupun Amerika Serikat. Tapi memang ada dua berita dengan kategori warna jingga dari Amerika Serikat mengenai Durable Goods Order dan Core Durable Goods Order. Kalau datanya lebih baik, mungkin USDJPY berpotensi bullish tapi hanya terbatas. Tapi kalau sebaliknya, mungkin USDJPY malah bearish. Dari sisi teknikal, menggunakan time frame Daily saya lihat trend bullish masih sangat kokoh. Walaupun candlestick yang terbentuk beberapa hari terakhir cenderung kecil-kecil yang menandakan seimbangnya kekuatan dari para buyer dan seller. Namun karena harga masih berada di daerah upper band bollinger band, saya pikir belum saatnya untuk mengincar posisi SELL, tapi bukan juga momen yang tepat untuk buka posisi BUY. Apalagi indikator stochastic di TF Daily menunjukkan masih berada di daerah jenuh beli. Dari time frame H1, saya lihat kondisinya agak rumit. Soalnya sejak beberapa hari terakhir pasar membentuk candlestick berukuran kecil-kecil. Saya curiga bank sentral Jepang yaitu BOJ memutuskan untuk intervensi pasar supaya tidak bullish lebih tinggi lagi dengan melakukan operasi pasar membeli Yen Jepang menggunakan cadangan devisa USD yang dimiliki. Untuk analisis teknikal, sebenarnya ada kecenderungan untuk bullish soalnya sejak beberapa hari terakhir terlihat rajin membentuk higher high baru walaupun jaraknya bisa dibilang sangat tipis dengan higher high sebelumnya. Tapi indikator bollinger band di time frame ini sepertinya sedang tidak berguna karena membentuk pola menyempit bahkan sangat sempit. Tapi karena indikator stochastic oscillator sudah masuk ke daerah jenuh beli, mungkin ini sinyal kalau kita perlu menunda keinginan melakukan aksi beli. Sekian jurnal trading saya hari Rabu ini, kita ketemu lagi di kesempatan berikutnya.Jurnal akun trading tanggal 25 April 2024 Selamat siang rekan seperjuangan. Hari ini saya memilih untuk bahas pair GBPUSD. Mundur sejenak ke hari kemarin. Tampaknya pasar forex kemarin cukup aktif terutama setelah rilis data Durable Goods Order Amerika Serikat yang cenderung menguat dibanding sebelumnya. Tapi untuk hari ini saya pikir pasar akan kembali bergerak aktif dan lebih volatil dibanding kemarin. Soalnya nanti malam akan ada rilis data Gross Domestic Products negara Amerika Serikat dilengkapi dengan data Unemployment Claims. Langsung saja pada kisi-kisinya. Pasar tampaknya cenderung fokus pada data GDP. Sehingga kalau data yang dirilis ternyata jauh dari ekspektasi, bisa membuat nilai tukar USD bergerak volatil. Kalau GDP menguat, maka USD juga menguat dan pair GBPUSD bearish. Tapi kalau GDP melemah, maka USD berpotensi melemah dan pair GBPUSD bullish lebih tinggi lagi.
FX.co ★ Jardine | Jardine's Trading Journal
Jardine's Trading Journal
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading