FX.co ★ Aini007 | Opeope No Mi's Trading Journal
Opeope No Mi's Trading Journal
Update Jurnal Trading Harian Ope, Senin 25 Mei 2026 Selamat pagi rekan-rekan semuanya, Ope ucapkan banyak terima kasih bagi teman-teman yang sudah berkunjung serta meramaikan jurnal trading harian yang sederhana ini. Untuk hari ini Ope akan membagikan analisa pada market pair EurUsd untuk mendapatkan entry yang baik dengan menggunakan indikator Moving Average sebagai acuan analisa teknikalnya. Analisa market pair EurUsd pada jendela waktu Harian Perdagangan pada market pair EurUsd yang berlangsung di hari Jum'at akhir pekan kemarin gagal dibawa naik bullish dengan kuat oleh buyer yang kembali terhalang oleh area resistance seller yang berada di harga 1.1619-1.1618 yang diperkuat oleh seller yang memang masih berhasil mendominasi perdagangan dengan masuk lebih besar sehingga laju harga pair EurUsd bisa ditekan turun bearish lebih dalam lagi. Diamati pada jendela waktu Harian dengan menggunakan teknikal Moving nampak market pair EurUsd masih berada dalam penguasaan seller yang masih lebih unggul dibandingkan dengan buyer dengan menekan harga kembali bergerak turun bearish menjauhi ke bawah area MA 50 yang berada di harga 1.1657 dengan didukung oleh dominasi candlestick bearish yang cukup kuat menandakan bahwa tekanan bearish seller masih bisa lanjut pada perdagangan hari Senin besok. Jika seller mampu mempertahankan posisi candlestick berada di bawah area MA 50 Merah maka harga akan semakin bergerak turun bearish dengan lebih dalam lagi dengan target ke area Demand Support buyer terdekatnya yang berada di area harga 1.1508-1.1470. Namun bila buyer mampu mendominasi perdagangan maka bisa jadi akan mengincar ke area MA 50 Merah untuk diuji dan bila berhasil ditembus maka membuka peluang bullish yang lebih tinggi lagi. Perdagangan di hari Senin pagi ini di sesi market Asia nampak pergerakan harga pair EurUsd berhasil dikuasai dan dikendalikan oleh buyer yang mampu mengintervensi market dengan power yang lebih besar hingga membentuk area GAP bullish yang sangat lebar menandaskan bahwa buyer mampu mendominasi perdagangan dan mengincar ke area resistance seller terdekatnya yang berada di harga 1.1647-1.1648. Jika area ini mampu ditembus dengan kuat oleh buyer maka harga akan semakin menanjak lebih tinggi lagi dengan target ke area resistance seller berikutnya yang berada di harga 1.1660-1.1661. Namun apabila seller mampu membendung laju bullish di resistance terdekatnya maka ada peluang bagi seller untuk kembali menekan harga bergerak turun bearish menuju ke area support buyer terdekatnya yang berada di harga 1.1585-1.1584. Kesimpulan : Opsi perdagangan beli atau buy bisa dilakukan bila harga berhasil menembus area resistance seller dengan menempatkan area pending order buy stop di harga 1.1647-1.1648 dengan area TP di harga 1.1660-1.1661. Opsi perdagangan jual atau sell bisa dilakukan bila harga berhasil menembus area support buyer dengan menempatkan area pending order sell stop di harga 1.1585-1.1584 dengan area TP di harga 1.1571-1.1570. Pasangan mata uang EUR/USD kembali menunjukkan indikasi penguatan bullish setelah sebelumnya mengalami tekanan bearish yang cukup dominan. Pada timeframe mayor, khususnya daily, pergerakan harga saat ini masih bertahan di atas area support kuat 1.16000. Level tersebut menjadi titik penting yang sejauh ini mampu menahan tekanan jual lanjutan dan memicu munculnya respons beli dari pelaku pasar. Kondisi ini menandakan bahwa area support 1.16000 masih dianggap sebagai zona akumulasi yang valid oleh market, sehingga peluang pembalikan arah menuju bullish tetap terbuka. Secara teknikal, tekanan bearish sebelumnya memang masih memberikan pengaruh terhadap struktur tren secara keseluruhan. Hal tersebut terlihat dari kegagalan harga menembus area resistance 1.17800 yang menjadi sumber tekanan jual utama. Setiap kali harga mendekati level resistance tersebut, seller kembali masuk ke pasar dan menahan kenaikan harga. Akibatnya, pergerakan EUR/USD sempat mengalami koreksi turun hingga kembali menguji support 1.16000. Namun yang menarik, tekanan bearish kali ini tidak mampu mendorong harga turun lebih dalam di bawah support utama tersebut. Pada timeframe minor seperti H1 dan H4, mulai terlihat adanya perubahan momentum yang mengarah pada dominasi bullish. Candle bullish mulai terbentuk secara bertahap dengan struktur higher low yang mengindikasikan bahwa buyer mulai mendapatkan kembali kendali pasar. Selain itu, tekanan jual yang sebelumnya cukup agresif kini mulai melemah. Kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa pasar sedang mencoba membangun fase recovery setelah mengalami penurunan sebelumnya.
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading