Indeks saham AS terus mencetak rekor di tengah melonjaknya perdagangan AI

Pasar saat ini nyaris sepenuhnya terfokus pada AI: para investor mendorong ketiga indeks utama AS ke rekor tertinggi selama lima hari berturut-turut, menandai reli terpanjang sejak Februari 2017. Saham-saham teknologi naik sekitar 36% dari level tertinggi bulan Maret. S&P 500 menguat 16% pada April–Mei, namun sebagian besar kenaikan itu terkonsentrasi hanya pada sekitar selusin emiten, memicu FOMO bahkan di kalangan profesional.
Produsen chip memimpin kenaikan. Philadelphia Semiconductor Index telah reli 90% dari titik terendah tahun ini. Rekor baru S&P sebagian besar didorong oleh Marvell dan Hewlett Packard Enterprise. Saham Marvell melonjak setelah CEO NVIDIA menyoroti peluangnya untuk bergabung dengan jajaran perusahaan berkapitalisasi pasar $1 triliun, dan Hewlett Packard Enterprise mengejutkan pasar dengan kinerja kuat di Q1. Ikuti tautan untuk lebih detail.
Eskalasi geopolitik dan data tenaga kerja yang kuat tingkatkan permintaan terhadap dolar

Indeks dolar AS melemah tipis pada awal sesi perdagangan AS menjelang rilis data Services PMI dan laporan ADP, namun masih berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan. Eskalasi baru di Selat Hormuz (serangan AS di Pulau Qeshm dan serangan balasan IRGC terhadap pangkalan di Kuwait dan Bahrain), bersamaan dengan meningkatnya intensitas pertempuran antara Israel dan Hezbollah, kembali mendorong permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven dan memupus harapan awal akan terobosan diplomatik.
Pada saat yang sama, data pasar tenaga kerja yang bernada hawkish (JOLTS) meningkatkan peluang kebijakan The Fed yang tetap ketat, sehingga memperkuat dolar melalui penyesuaian ulang ekspektasi suku bunga. Singkatnya, faktor geopolitik dan kondisi pasar tenaga kerja menjadi pendorong utama — investor mencari perlindungan dan meninjau kembali prospek kebijakan moneter. Ikuti tautan untuk lebih banyak detail.
S&P 500 dan Nasdaq anjlok seiring memudarnya optimisme

Kemarin, indeks berbalik melemah: S&P 500 -0,74%, Nasdaq 100 -0,89%, Dow Jones -1,21% (futures Nasdaq turun sekitar 0,5%). Reli tersendat oleh dua guncangan dalam satu hari — proyeksi lemah dari Broadcom yang mendinginkan narasi AI, serta bentrokan baru antara AS dan Iran. MSCI Asia Pacific turun 1,6%. KOSPI Korea Selatan melemah 1,7%. Brent diperdagangkan di sekitar $97/bbl (setelah sedikit turun menyusul berita gencatan senjata antara Israel dan Lebanon), Bitcoin tergelincir di bawah $62.000, dan sektor semikonduktor memicu aksi ambil untung.
Secara teknikal, analisis S&P 500 menunjukkan bahwa tugas langsung bagi pembeli adalah menembus level resistance $7.547. Keberhasilan menembusnya akan mengonfirmasi potensi kenaikan dan membuka jalan menuju $7.574. Mempertahankan posisi di atas $7.607 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Di sisi bawah, pembeli harus mempertahankan level $7.518. Penembusan di bawah level tersebut kemungkinan akan mendorong indeks kembali ke $7.494 dan membuka jalan ke $7.474. Ikuti tautan untuk detail lebih lanjut.
